Berdasarkan buku “Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang” karya Burhanudin, identitas seluruh wilayah Cipondoh berakar dari bentang alam berupa rawa atau genangan air raksasa. Nama Cipondoh berasal dari istilah bahasa Sunda, yaitu "Cai Mondok" yang berarti air yang menggenang atau menetap. Karena pengaruh dialek lidah masyarakat Betawi yang tinggal di wilayah sekitarnya, pelafalan Cai Mondok lambat laun berubah menjadi Cipondoh.
Pada masa kolonial Belanda tahun 1930, dibangun bendungan buatan yang kini dikenal sebagai Situ Cipondoh untuk irigasi persawahan dan pengendalian banjir. Seiring berjalannya waktu, wilayah rawa raksasa tersebut mengalami penyusutan akibat kekeringan panjang. Area tepian rawa yang mengering kemudian dimanfaatkan oleh warga setempat untuk pertanian, perikanan, hingga akhirnya berkembang menjadi area pemukiman padat penduduk.
Awalnya, Cipondoh merupakan satu kampung atau desa yang sangat luas. Namun, seiring pesatnya laju urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, dan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Tangerang, wilayah administratif ini harus dipecah.
Klik di sini untuk langsung menonton video asli di YouTube
Promosikan usaha UMKM Anda di Portal Berita Cimak agar menjangkau lebih banyak warga sekitar Rt.001 Rw.008. Anda juga bisa menghubungi Admin langsung via WhatsApp ke nomor 0896-9949-7443.